Khamis, 24 Februari 2011

Pengetian Ilmu Balaghah

 Pengetian Ilmu Balaghah
Untuk lebih mengetahui tentang ilmu Balaghah, maka hendaklah diketahui pengertian
dari Balaghah. Meskipun pengertian singkat dari komponen ilmu balaghah itu secara singkat
dipandang perlu pula untuk mengetengahkan uraian tentang iImu balaghah agar tampak jelas
keurgensian (keberadaan) ilmu Balaghah tersebut.
Adapun pengertian dari segi etimologi adalah sampai atau berkesudahan atau  sampai.
Menurut pengertian dari sisi kesusastraan ialah "Penonjokan makna dan pengertian kalimat
yang jelas, sampai tertanam pada hati pembaca dan pendengarnya (diungkapkan oleh Syaid
Ahrnad Aal-Hasymy).
Al-Mukaffa  menyatakan bahwa Balaghah adalah beberapa makan  yang terpancar dari
suatu kalimat melalui beberapa cam, sebagian dengan isayarat , berbicara, berpidato, diskusi,
surat-menyurat, karangan yang umumnya merupakan  "wahyu" pada kalimat  indah, ringkas
tepat dan lugas.
Jika kita perhatikan dari keterangan-keterangan fakar ilmu balaghah dari beberapa
regenerasi dapat disimpulkan bahwa :
llmu Balaghah adalah ilmu yang mengungkapkan metode untuk mengungkapkan bahasa
yang indah, mempunyai nilai estetis (keindahan seni), memberikan makna  sesuai dengan
muktadhal hat (situasi dan kondisi), serta memberikan kesan sangat mendalam bagi pendengar
dan pembacanya.
Ungkapan yang mempunyai nilai sastra tinggi telah lama dimiliki oleh orang orang Arab,
babkan sebelum tersebarnya agama Islam, tidak mengherankan dari keindahan bahasa
membuat mereka terkesima mendengarkan ayat-ayat suci AI-Quran dan bahasa Hadist.
Alam tarakaifa dharaba L-Lahu masalan kalimatin Thayyibatin kasyajaratin ashluha a-sabitun
wa far'uha fi s-sa,a'I.
Apakah engkau tidak melihat Allah memberikan suatu perumpamaan dengan kalimat yang baik
seperti sebatang pohon yang baik akarnya kokoh dan cabangnya menjulang kelangit


lnilah suatu ayat  yang menyatakan kebaradaan dari keindahan dari suatu bahasa.Bila
dipandang dari peristilahan linguistik ilmu balaghah ini disebut Ilmu Sematik bahasa Arab.
Penamaan sebagai ilmu semantik ini adalah merupakan suatu peristilahan setelah meneliti dan
membandingkan disiplin ilmu semantik dan  ruang lingkup bahasanya dari segi semantik
bahasa Indonesia.
Namun jika diperhatikan dari pendapat para fakar yang lebih dominan menyatakan
balaghah sebagai bagian dari pembahasan sastra, mereka juga mempunyai alasan yaitu yang
diulas dalam balaghah adalah kebanyakan hasil karya sastra atau  bahasa yang mengandung
nilai-nilai sastra tinggi (bahasa al-Quran dan Hadist).

Tiada ulasan:

Catat Ulasan

Catat Ulasan